Cara Atur Pengiriman Barang untuk Toko Online: Panduan Lengkap
Panduan cara atur pengiriman barang untuk toko online: pilih ekspedisi, setting ongkir di marketplace, dan cetak label otomatis dengan mudah.
Kamu sudah buka toko di Shopee, Tokopedia, atau marketplace lain — tapi masih bingung gimana caranya atur pengiriman barang yang bener? Tenang, banyak seller pemula (bahkan yang sudah lama berjualan) masih kewalahan soal ini. Padahal, pengaturan pengiriman yang tepat bisa jadi penentu apakah pelanggan mau balik lagi atau malah kapok belanja di tokomu.
Kenapa Pengaturan Pengiriman Itu Penting?
Pengiriman adalah salah satu komponen paling kritikal dalam pengalaman belanja online. Kalau ongkos kirimnya salah setting, kamu bisa rugi karena menanggung selisih biaya. Kalau ekspedisinya nggak bisa diandalkan, pelanggan complain terus dan penilaian toko bisa turun. Data menunjukkan bahwa sekitar 60% retur terjadi akibat masalah dalam proses pengiriman — mulai dari salah ekspedisi, label yang nggak jelas, sampai ongkir yang nggak sesuai estimasi. Makanya, memahami cara atur pengiriman barang yang benar itu bukan pilihan, tapi keharusan.
Pahami Jenis Pengiriman yang Tersedia
Sebelum setting apapun, kamu perlu tahu dulu pilihan pengiriman apa yang bisa kamu gunakan. Secara umum ada tiga jenis:
Pengiriman reguler (misal: JNE Reguler, J&T Express, SiCepat REG) — paling banyak dipilih karena harganya terjangkau dan jangkauannya luas.
Pengiriman same-day atau instant (misal: GoSend, Grab Express) — cocok untuk produk yang dibutuhkan cepat atau produk lokal dengan jangkauan dalam kota.
Pengiriman kargo — untuk produk dengan dimensi atau berat besar seperti furniture, elektronik, atau barang industri.
Sesuaikan pilihan ekspedisi dengan jenis produk dan target pasar kamu. Kalau kamu jual fashion atau aksesori, reguler biasanya sudah cukup. Tapi kalau kamu jual makanan basah atau produk sensitif, pertimbangkan same-day delivery untuk menjaga kondisi produk tetap baik saat tiba di tangan pelanggan.
Cara Setting Tarif Ongkos Kirim di Marketplace
Setiap marketplace punya cara sendiri untuk mengatur ongkos kirim. Berikut panduan singkatnya:
Di Shopee, masuk ke Seller Centre → Pengaturan Toko → Pengiriman. Di sini kamu bisa pilih ekspedisi mana saja yang tersedia di tokomu, set batas berat produk, dan aktifkan voucher ongkir jika perlu.
Di Tokopedia, buka Seller Center → Pengaturan → Layanan Pengiriman. Tokopedia secara otomatis menghitung ongkir berdasarkan berat dan lokasi, tapi kamu bisa tambahkan atau menghapus ekspedisi sesuai kebutuhan tokomu.
Di Lazada, masuk ke Seller Center → Logistics. Kamu bisa pilih partner logistik resmi Lazada dan mengatur jadwal pickup sesuai kapasitas pengirimanmu.
Tips penting: pastikan kamu selalu mengisi berat dan dimensi produk dengan akurat di setiap listing. Kesalahan pengisian berat adalah penyebab paling umum selisih ongkir yang bikin kamu menanggung biaya lebih.
Tips Memilih Ekspedisi yang Tepat untuk Produkmu
Tidak semua ekspedisi cocok untuk semua jenis produk. Ada beberapa faktor yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memilih:
Cakupan area — Kalau banyak pelangganmu berada di luar Jawa, pilih ekspedisi dengan jaringan nasional kuat seperti JNE atau Pos Indonesia.
Harga tarif — Bandingkan tarif reguler untuk rute-rute pengiriman yang paling sering kamu layani agar margin tetap terjaga.
Reputasi dan keandalan — Ekspedisi dengan reputasi baik mengurangi risiko paket hilang, rusak, atau terlambat yang berdampak langsung ke rating tokomu.
Dukungan COD — Kalau kamu banyak terima pesanan bayar di tempat, pastikan ekspedisi yang kamu pilih mendukung layanan COD dengan proses remittance yang cepat.
Kamu bisa pelajari lebih lanjut cara mengotomasi proses bisnis online termasuk proses pengiriman, untuk menghemat waktu dan tenaga kamu setiap harinya.
Otomasi Pengiriman dengan OnOrder
Mengatur pengiriman secara manual di setiap marketplace satu per satu itu melelahkan — apalagi kalau kamu punya puluhan hingga ratusan pesanan setiap hari. Di sinilah OnOrder bisa sangat membantu.
Dengan OnOrder, kamu bisa cetak label pengiriman secara massal hanya dalam beberapa klik, tanpa perlu masuk ke setiap marketplace satu per satu. Sistem OnOrder terhubung langsung dengan ekspedisi seperti JNE, J&T, SiCepat, dan lainnya — jadi kamu bisa pilih ekspedisi, generate resi, dan print label dari satu dashboard saja.
Fitur ini sangat berguna kalau kamu mengelola pesanan dari Shopee, Tokopedia, Lazada, dan TikTok Shop sekaligus. Semua pesanan dari berbagai marketplace bisa diproses bersama dalam satu sesi, menghemat waktu yang biasanya habis hanya untuk pindah-pindah tab.
Mau kelola pesanan dari semua marketplace dalam satu dashboard? Coba OnOrder gratis sekarang dan rasakan perbedaannya.
Cara Menangani Masalah Pengiriman
Meski sudah setting dengan benar, masalah pengiriman tetap bisa terjadi. Ini beberapa langkah praktis yang perlu kamu siapkan:
Paket terlambat: segera cek resi di website ekspedisi. Kalau lebih dari 3 hari terlambat dari estimasi, hubungi CS ekspedisi dan proaktif informasikan ke pelanggan sebelum mereka complain.
Paket hilang: ajukan klaim ke ekspedisi dengan menyertakan bukti resi dan foto paket saat diserahkan. Beberapa marketplace seperti Tokopedia punya proteksi pengiriman yang bisa kamu aktifkan untuk perlindungan tambahan.
Paket rusak: dokumentasikan kondisi paket dengan foto dan video unboxing jika ada, ajukan klaim ke ekspedisi, dan segera tawarkan solusi kepada pelanggan — baik pengembalian dana maupun pengiriman ulang.
Menangani masalah pengiriman dengan cepat dan profesional akan membantu kamu mempertahankan rating toko yang bagus. Baca juga tips cara mengurangi retur pesanan untuk meminimalkan potensi masalah ini sejak dari awal proses penjualan.
Kesimpulan
Mengatur pengiriman barang yang benar adalah investasi penting untuk bisnis online kamu. Mulai dari memilih ekspedisi yang tepat, setting ongkir yang akurat di setiap marketplace, sampai mengotomasi proses cetak label — semua ini akan membuat operasional toko kamu lebih lancar dan pelanggan lebih puas. Kalau kamu berjualan di banyak marketplace sekaligus, gunakan tools seperti OnOrder untuk mengelola semua pengiriman dari satu tempat, sehingga kamu bisa fokus pada hal yang lebih penting: mengembangkan bisnis.
