Cara Jualan di Lazada untuk Pemula: Panduan Lengkap 2026
Mau mulai jualan di Lazada tapi bingung dari mana? Panduan langkah demi langkah dari daftar akun hingga produk pertama kamu terjual.
Lazada adalah salah satu marketplace terbesar di Asia Tenggara yang masih jadi incaran para penjual online di Indonesia. Kalau kamu baru mau mulai jualan di Lazada tapi belum tahu harus mulai dari mana, kamu nggak sendirian. Banyak seller baru yang merasa bingung dengan proses registrasi, pengaturan toko, hingga cara upload produk pertama mereka.
Kenapa Lazada Layak Kamu Coba
Dengan jutaan pembeli aktif setiap bulannya, Lazada menawarkan jangkauan pasar yang luas. Platform ini dikenal dengan program Flash Sale dan voucher yang sering menarik traffic tinggi. Biaya komisi Lazada juga relatif kompetitif dibanding beberapa marketplace lain, terutama untuk kategori elektronik, fashion, dan peralatan rumah tangga. Buat UMKM yang ingin memperluas channel penjualan, Lazada bisa jadi tambahan yang signifikan di samping Shopee dan Tokopedia.
Langkah 1: Daftar Akun Seller Lazada
Untuk mulai jualan di Lazada, kamu perlu membuat akun di Lazada Seller Center. Berikut caranya:
Buka seller.lazada.co.id di browser kamu
Klik "Daftar Sekarang" dan pilih tipe akun (Individu atau Bisnis)
Isi data diri: nama lengkap, email, nomor HP, dan password
Verifikasi nomor HP via OTP
Lengkapi dokumen: KTP untuk individu, atau NPWP + SIUP untuk bisnis
Tunggu proses verifikasi 1–3 hari kerja
Pastikan nama toko yang kamu pilih mencerminkan brand-mu karena ini yang akan dilihat pertama kali oleh pembeli.
Langkah 2: Setting Toko dan Profil
Setelah akun diverifikasi, saatnya setting toko agar terlihat profesional dan meyakinkan pembeli:
Upload foto profil toko dan banner yang menarik dan sesuai brand
Tulis deskripsi toko yang singkat, jelas, dan mengandung kata kunci produkmu
Lengkapi informasi kontak dan alamat bisnis
Atur metode pembayaran yang kamu terima
Setting jam operasional dan respons time toko
Pembeli cenderung lebih percaya pada toko yang profilnya lengkap, jadi jangan skip langkah ini.
Langkah 3: Upload Produk Pertamamu
Bagian ini yang paling menentukan — produk yang tampil menarik dan informatif jauh lebih mudah laku. Perhatikan tips berikut saat upload produk di Lazada:
Foto produk: gunakan background putih atau netral, minimal 4 foto per produk dari berbagai sudut
Judul produk: sertakan nama produk, brand, ukuran, dan fitur utama (maksimal 120 karakter)
Deskripsi: tulis detail spesifikasi, kelebihan produk, dan cara penggunaan
Harga: riset harga kompetitor sebelum menentukan harga jual yang kompetitif
Stok: isi jumlah stok yang akurat agar tidak terjadi overselling di platform
Kategori: pilih kategori yang paling relevan dengan produkmu
Langkah 4: Atur Pengiriman dan Gudang
Lazada bekerja sama dengan berbagai ekspedisi. Kamu bisa memilih Lazada Express (LEX) atau ekspedisi pihak ketiga. Pastikan kamu mengisi berat dan dimensi produk dengan benar karena ini berpengaruh langsung ke ongkos kirim yang ditampilkan ke pembeli. Atur juga handling time secara realistis — biasanya 1–2 hari kerja — dan pastikan alamat pickup sudah terdaftar dengan benar.
Kalau kamu sudah jualan di marketplace lain seperti Shopee atau Tokopedia, mengelola pesanan dari banyak platform bisa jadi tantangan tersendiri. Di sinilah platform seperti OnOrder bisa membantu — dengan satu dashboard, kamu bisa pantau pesanan dari Lazada, Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop sekaligus. Stok pun tersinkronisasi otomatis, jadi kamu nggak perlu khawatir overselling di salah satu platform.
Langkah 5: Optimalkan Toko untuk Tampil di Pencarian
Setelah produk live, saatnya optimasi agar tokomu makin terlihat oleh pembeli:
Ikuti program promo Lazada seperti Lazada Birthday Sale, 11.11, atau Flash Sale harian
Aktifkan voucher toko untuk menarik pembeli baru
Jawab pertanyaan pembeli dengan cepat — respons time berpengaruh ke ranking toko di pencarian
Kumpulkan ulasan positif dengan memberikan layanan terbaik dan follow-up pembeli setelah pengiriman
Gunakan fitur Sponsored Discovery untuk meningkatkan visibilitas produk secara berbayar
Supaya kamu bisa mengelola semua pesanan dari marketplace seperti Shopee dan Tokopedia tanpa harus buka banyak tab, pelajari cara kelola pesanan multichannel yang bisa menghemat waktu operasional kamu secara signifikan.
Mau kelola pesanan dari semua marketplace dalam satu dashboard? Coba OnOrder gratis sekarang dan rasakan perbedaannya.
Kesimpulan
Jualan di Lazada untuk pemula memang butuh sedikit persiapan, tapi prosesnya tidak serumit yang dibayangkan. Mulai dari daftar akun, setting toko, upload produk dengan foto dan deskripsi yang menarik, hingga optimasi agar produkmu mudah ditemukan pembeli. Kunci suksesnya adalah konsistensi — rajin update produk, responsif terhadap pembeli, dan aktif ikut program promo. Dengan strategi yang tepat dan tools yang mendukung seperti OnOrder untuk manajemen pesanan multichannel, bisnis online kamu di Lazada bisa berkembang jauh lebih cepat. Selamat berjualan!
