OnOrder logo
Cara Mempercepat Proses Packing Pesanan Online agar Pengiriman Lebih Cepat

Cara Mempercepat Proses Packing Pesanan Online agar Pengiriman Lebih Cepat

Proses packing lama bikin pengiriman sering telat? Pelajari cara mempercepat workflow packing pesanan toko online agar lebih efisien dan hemat waktu.

4 menit baca

Kamu sudah kerja keras dapat banyak pesanan, tapi ujung-ujungnya yang bikin stres justru proses packingnya—lama, berantakan, dan kadang malah bikin pengiriman telat. Kalau ini terasa familiar, kamu nggak sendirian. Banyak seller UMKM yang kehilangan waktu berjam-jam hanya untuk proses packing yang sebenarnya bisa dioptimalkan.

Kenapa Kecepatan Packing Itu Penting untuk Toko Online

Di marketplace seperti Shopee dan Tokopedia, kecepatan pengiriman bukan sekadar nilai tambah—ini adalah faktor penilaian yang langsung mempengaruhi ranking toko kamu. Toko yang konsisten kirim cepat akan mendapat boost visibilitas dari algoritma marketplace, sedangkan yang sering telat bisa kena penalti. Selain itu, proses packing yang lambat berarti kamu butuh lebih banyak waktu untuk menghasilkan output yang sama—waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk mengembangkan bisnis atau sekadar istirahat.

Siapkan Stasiun Packing yang Terorganisir

Langkah pertama yang paling sering diremehkan adalah menyiapkan area packing yang rapi dan terstruktur. Bayangkan dapur yang terorganisir—semua bahan ada di tempat yang mudah dijangkau sehingga memasak jadi lebih cepat. Hal yang sama berlaku untuk packing.

  • Tempatkan semua perlengkapan packing (kardus, bubble wrap, lakban, gunting, dan marker) dalam satu area yang mudah dijangkau tanpa harus berdiri atau berjalan jauh.

  • Kelompokkan kardus atau amplop berdasarkan ukuran agar kamu tidak perlu berpikir lama memilih mana yang cocok untuk tiap produk.

  • Siapkan printer label di dekat area packing agar alur dari cetak label hingga tempel bisa langsung dalam satu gerakan.

  • Pisahkan area untuk barang yang sudah di-packing dan yang belum, agar tidak tercampur dan menyebabkan salah kirim.

Terapkan Sistem Batch Packing

Salah satu perubahan paling signifikan yang bisa kamu lakukan adalah beralih dari packing satu per satu ke sistem batch. Alih-alih menyelesaikan satu pesanan dari awal sampai akhir sebelum ke pesanan berikutnya, kerjakan setiap tahapan untuk semua pesanan sekaligus.

Contoh alur batch packing yang bisa langsung kamu terapkan:

  1. Kumpulkan semua pesanan yang perlu dikirim hari ini sekaligus.

  2. Ambil semua produk dari rak stok untuk semua pesanan dalam satu kali jalan.

  3. Bungkus semua produk dengan bubble wrap atau plastik pelindung secara berurutan.

  4. Masukkan ke kardus atau amplop sesuai ukuran untuk semua pesanan.

  5. Cetak dan tempel semua label pengiriman sekaligus di akhir.

Dengan metode ini, kamu mengurangi gerakan berulang yang tidak perlu dan masuk ke ritme kerja yang jauh lebih efisien.

Otomasi Cetak Label Pengiriman

Cetak label satu per satu di masing-masing marketplace adalah salah satu pemborosan waktu terbesar dalam proses packing toko online. Bayangkan kamu punya 50 pesanan dari Shopee, Tokopedia, dan Lazada—artinya kamu harus masuk ke tiga dashboard berbeda, cari tiap pesanan, dan cetak satu per satu. Ini bisa memakan waktu 30–45 menit hanya untuk mencetak label saja.

Solusinya adalah menggunakan platform manajemen pesanan terpusat seperti OnOrder. Dengan OnOrder, kamu bisa mencetak semua label dari semua marketplace sekaligus dalam satu klik. Stok juga otomatis tersinkronisasi saat label dicetak, sehingga kamu tidak perlu update manual di masing-masing platform. Ini bisa menghemat 1–2 jam kerja setiap harinya, terutama saat sedang ramai pesanan. Kamu bisa baca lebih lanjut tentang best practice manajemen inventaris untuk bisnis kecil untuk melengkapi sistem operasional toko kamu.

Ukur dan Terus Tingkatkan Kecepatan Packing Kamu

Setelah menerapkan semua tips di atas, langkah selanjutnya adalah mengukur hasilnya. Coba catat berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mem-packing sejumlah pesanan tertentu sebelum dan sesudah perubahan. Angka ini akan memberimu gambaran nyata soal seberapa besar efisiensi yang berhasil kamu capai.

Beberapa metrik sederhana yang bisa kamu pantau:

  • Rata-rata waktu packing per pesanan (dalam menit).

  • Persentase pesanan yang berhasil dikirim sebelum deadline cut-off kurir.

  • Jumlah kesalahan packing (salah barang, salah ukuran, dll.) per minggu.

Dengan data ini, kamu bisa mengidentifikasi bottleneck yang masih ada dan terus melakukan perbaikan secara bertahap. Ingat, bahkan penghematan 5 menit per pesanan akan terasa besar kalau kamu memproses 30–50 pesanan setiap hari.


Mau kelola pesanan dari semua marketplace dalam satu dashboard? Coba OnOrder gratis sekarang dan rasakan perbedaannya.


Kesimpulan

Mempercepat proses packing bukan soal bekerja lebih keras—ini soal bekerja lebih cerdas. Dengan menyiapkan stasiun packing yang rapi, menerapkan sistem batch, dan mengotomasi cetak label lewat tools seperti OnOrder, kamu bisa memotong waktu packing secara signifikan tanpa mengorbankan kualitas. Hasilnya? Lebih banyak pesanan yang terkirim tepat waktu, rating toko yang lebih baik, dan waktu luang yang bisa kamu gunakan untuk hal yang lebih penting.

Percepat operasional bisnismu dengan Onorder mulai hari ini